Ketika Ide Lokal Go Global

Harus saya akui banyak ide dan gagasan yang saya lontarkan di situs ini yang belum atau bahkan sebagian gagal diimplementasikan di lapangan. Tetapi satu atau dua ide yang berhasil diimplementasikan dengan baik, itupun cukup untuk terus mensyukuri nikmatNya – sambil terus menggali ide-ide berikutnya. Salah satu yang patut banyak-banyak disyukuri itu adalah iGrow, setelah tahun lalu memenangkan Startup terbaik Asia di arena Tech in Asia – semalam iGrow kembali menjadi salah satu yang terbaik di wilayah yang lebih luas di EuroAsia melalui event Startup Istanbul 2015.

iGrow Turkie, startup istnbul, www.MadrasahPertanian.com, startup center
iGrow – salah satu startup terbaik EuroAsia

Melalui team anak-anak muda terbaik dari Startup Center – Depok yang kami kirim dibawah pimpinan Andreas Sendjaya – awalnya iGrow termasuk salah satu startup dari 100 startups yang diundang hadir dari 68 negara. Dari yang 100 ini kemudian mengerucut tinggal 50, kemudian tinggal 15 dan akhirnya tinggal 3 terbaik dan salah satunya adalah iGrow.

Prestasi semacam ini patut disyukuri karena pertama meningkatkan semangat dan moral anak-anak muda dalam binaan Startup Center – bahwa mereka sungguh-sungguh bisa berprestasi yang sampai mendapatkan pengakuan para ahlinya dalam skala global.

Yang kedua memberikan semangat pula bagi kami yang merintis Startup Center yang belum berusia dua tahun ini, dengan prestasi-prestasi tersebut insyaAllah we are on the right track – sehingga menambah semangat untuk terus menanam benih-benih terbaik dalam menghadirkan generasi yang lebih baik mendatang.

Yang ketiga pengakuan global semacam ini, insyaallah juga membuka pintu yang lebar bagi iGrow untuk go global. Dalam event seperti Startup Istanbul yang dihadiri antara lain oleh 200-an investor global tersebut, startup-startup teraik utmanya yang 3 besar – tentu mendapatkan perhatian dan minat yang sangat serius dari para investor global tersebut.

Delegasi kami yang hadir di event tersebut terus melaporkan tentang adanya minat dari sejumlah investor dari beberapa negara. Sejauh ini kami hanya membatasi agar delegasi kami tidak bicara dengan para investor dari dua negara yang memusuhi umat Islam dan yang merusak akidah umat ini.

Selain akses modal yang kini lebih lebar terbuka, akses pasar bagi iGrow-pun kini siap meluas tidak hanya di negeri ini. Bukan hal yang terlalu muluk misalnya bila team kami yang di Istanbul dalam presentasinya mulai menyinggung kemungkinan iGrow untuk mengelola kebun zaitun di Turki, karena selepas acara inipun komunikasi dengan beberapa perusahaan di Turki mulai dijalin.

Terlepas dari prestasi-prestasi tersebut, tentu upaya ini tidak akan pernah sempurna – karena kesmpurnaan hanya milik Allah semata. Maka membuat perbaikan-perbaikan dalam segala hal adalah menjadi keharusan yang harus terus diupayakan tiada henti. InsyaAllah.

Oleh: Muhaimin Iqbal

Post a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*