Ringkasan Kitab Al-Filaha (Jilid I)

Semenjak saya mempublikasikan tulisan tentang Islamic Agriculture pekan lalu, banyak sekali komentar, pertanyaan sekaligus challenges dari para pembaca tulisan tersebut. Banyak yang setengahnya tidak yakin – bahwa ada referensi yang begitu detil dan lengkap – tentang pertanian ini dari dunia Islam. Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk memahami hal ini karena dunia Islam sudah berjaya di pertanian – berabad-abad sebelum dunia pertanian barat mengenal pupuk dan obat-obat pertanian. Untuk menutupi rasa penasaran itu, berikut saya sajikan ringkasan dari Kitab Al-Filaha Jilid I.

 

Seperti yang saya jelaskan di tulisan sebelumnya tersebut di atas, Kitab Al-Filaha ini ditulis pada abad ke 6 H (12 M) oleh Abu Zakariyyah Yahya b. Muhammad atau lebih dikenal dengan Ibnu Al-Awwam (meninggal th 580H atau 1185 M). Kitab ini juga merupakan akumulasi dan penyempurnaan kitab-kitab sejenis yang ditulis oleh sejumlah ulama lain sepanjang dua abad sebelumnya.

 

Hardcopy Al-Filaha versi Bahasa Perancis (1864)

Ada tiga versi bahasa dari kitab tersebut saat ini yaitu yang asli berbahasa Arab, kemudahan versi terjemahannya dalam bahasa Spanyol dan bahasa Perancis. Versi bahasa Inggris sedang dalam proses penterjemahannya dari bahasa Spanyol oleh team penterjemah di Amerika Latin (Venezuela) yang juga bekerja bersama kami, sedangkan terjemahan ke dalam bahasa Indonesianya insyaAllah juga segera menyusul – setelah team penterjemah kami menyelesaikan tugasnya.

 

Proses penterjemahan sendiri akan memakan cukup banyak waktu karena total halaman yang perlu diterjemahkan ada sekitar 1,550 halaman dan banyak berisi istilah teknis, sehingga team penterjemah-pun harus dilengkapi dengan team teknis pertanian. Karena banyak yang tidak sabar menunggu terjemahan referensi tersebut, dalam tulisan ini saya sampaikan resensi ringkasnya.

 

Karena ada dua jilid dari Kitab Al-Filaha ini, akan terlalu panjang rigkasannya bila saya sajikan dalam satu tulisan. Maka pada tulisan pertama ini adalah khusus dari buku Jilid I yang membahas mulai dari pemahaman tentang tanah, perbaikan kwalitas tanah , penyubur tanah/fertilizer, air, pembibitan dan penananam perbagai tanaman, penanganan penyakit sampai proses panen dan pasca panen.

 

Ibnu Awwam mengawali bahasan teknisnya tentang pertanian dari pemahaman kwalitas tanah, bagaimana membedakan tanah yang baik dan tanah yang kurang baik. Saking pentingnya pemahaman tentang tanah ini dia mengungkapkan adalah suatu kegilaan bila bertani tanpa memahami kondisi tanah.

 

Masuk lebih detil lagi tentang tanah, diuraikan pula tanda-tanda tanah yang sehat, yang rusak, cara mengetahui kwalitas tanah dan cara mengetahuinya dengan cepat. Bagaimana tanah bisa disuburkan dengan penyubur tanah/fertilizer (yg dimaksud penyubur tanah selalu alami karena saat itu belum ada pupuk kimia !). Macam-macam jenis tanah dan cara penangannya. Cara mengetahui ketersediaan air tanah dan cara mengetahui kedekatan dengan sumber air.

 

Cara mempersiapkan dan memperbaiki kwalitas tanah dengan kotoran ternak, cara membuat penyubur tanah, manfaat dari kotoran ternak sepanjang masa, cara penggunaan penyubur tanah, cara memperbaiki tanah yang rusak, memahami jenis-jenis dan sumber penyubur tanah.

 

Memahami jenis-jenis air dan kwalitasnya, jenis air yang cocok untuk masing-masing jenis tanaman, dan sumber-sumber air. Cara untuk mengetahui keberadaan air di dekat permukaan tanah, cara membuat sumur untuk keperluan pekarangan rumah maupun kebun atau tanah pertanian, dan cara membuat dan mengelola level/kemiringan tanah untuk keperluan pengairan.

 

Teknik pengaturan kebun, penanaman pohon di tanah kering dan pemberian irigasi, cara perawatan pohon, dahan dan tunas. Teknik penanaman segala macam buah-buahan anggur, orange, lemon, tin dan buah-buahan lainnya. Cara pemangkasan cabang dan pemilihannya, juga pemangkasan pucuk dan pemilihannya.

 

Teknik pembibitan/penyemaian, penggandaan tanaman, pembenihan dari biji, transpalntasi/pencangkokan dan pengaturan tanah/media dan jarak pembibitan, penanganan bibit tanaman dan hal-hal yang perlu diperhatikan dari bibit setiap jenis tanaman.

 

Pengenalan kondisi udara, angin dan musim tanam, setiap petani mutlak perlu tahu tentang tanaman apa dan kapan ditanam. Pengenalan musim yang utamanya menyangkut suhu dan angin serta pemilihan tanaman-tanaman yang sesuai untuk masing-masing musim dan untuk daerah-daerah tertentu.

 

Selanjutnya penulis ini membahas detil kondisi (tanah, air, angin, suhu, musim dlsb) yang sesuai untuk masing-masing jenis tanaman seperti zaitun, delima, carob, almond, cherry, chestnut, walnut, tin, bunga mawar, jasmine, jeruk, orange, lemon, apple, peach, plum, kurma, anggur, kayu manis, sampai tebu dlsb.

 

Penulis juga mengumpulkan berbagai teknik pencangkokan tanaman dari Romawi , dari Persia, Yunani dan perbagai jenis teknik cangkok untuk segala macam buah-buahan sebagai tambahan referensi.

 

Selanjutnya dibahas pula tahapan pertumbuhan tanaman, kebutuhan masing-masing tanaman pada masing-masing tahapan pertumbuhan dan waktu yang terkait masing-masing tahapan pertumbuhan, jumlah/jarak tanam yang sesuai, penyuburan tanaman, waktu penyuburan, jenis dan jumlah penyubur tanaman serta pemeliharaan tanaman.

 

Tahapan pembuahan tanaman juga dibahas secara khusus dan detil, termasuk cara memperbaiki kwantitas dan kwalitas buah, perlunya kecintaan dalam perawatannya, cara-cara penyuburan dan pengairan/penyiraman di masa pembuahan. Dampak penyuburan terhadap jumlah dan rasa buah dengan ijin Allah, serta hasil buah yang sebanding dengan kecintaan dan keseriusan kita dalam perawatannya.

 

Dibahas pula dengan detil perawatan dan penyembuhan tanaman-tanaman yang sakit, penanganan tanaman buah yang belum maksimal hasilnya juga cara peningkatan kwalitas rasa dan bau kesegaran buah (aroma buah).

 

Jilid Pertama ditutup dengan penjelasan tentang penanganan pasca panen untuk buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Secara keseluruhan Kitab Al-Filaha mengungkap sekitar 585 jenis tanaman, sekitar 1/10-nya adalah tanaman buah-buahan yang dibahas secara khusus dan detil.

 

Maka lengkaplah Kitab Al-Filaha Jilid I ini sebagi rujukan petani dari A sampai Z, mulai mengenal tanah sampai menangani hasil panen dan penyimpanannya. Bila Anda adalah petani baru yang membutuhkan satu rujukan saja yang sudah terstruktur rapi, maka kitab inilah jawabannya. Bila Anda petani kawakan yang mumet tidak tahu harus berbuat apa karena semua langkah telah ditempuh – dengan biaya mahal pemupukan dlsb. – namun hasil tidak maksimal , maka kitab ini pula rujukannya.

 

Segera setelah selesai proses penterjemahannya, insyaAllah versi e-book dari Kitab Al-Filaha ini akan available secara gratis untuk kita semua – kemungkinan versi bahasa Inggrisnya yang segera available lebih dahulu. Bahkan bagi yang sulit memahami kitab ini dengan cara belajar sendiri,  kitab ini juga akan menjadi salah satu sumber silabus utama bagi Madrasah Pertanian dan pelatihan-pelatihan pertanian kita selanjutnya. InsyaAllah bersambung ke Kitab Al-Filaha Jilid II.

 

sumber: http://www.geraidinar.com/using-joomla/extensions/components/content-component/article-categories/81-gd-articles/entrepreneurship/1585-ringkasan-kitab-al-filaha-jilid-i

One Comment

  1. Pingback: Madrasah Pertanian » Ringkasan Kitab Al-Filaha (Jilid II)

Post a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*